1 Tujuan : Menentukan gaya berat 2. Alat dan Bahan : 1) Karet gelang 2) Penggaris 3) Beban beberapa ukuran 4) Statif 3. Langkah-Langkah Kerja: Gesekan antara ban mobil dan permukaan jalan Ban mobil cepat aus dan tipis. Perbedaan massa dan berat : Massa : Ukuran jumlah materi yang dikandung oleh suatu benda.
Tekananangin ban ini sangat dipengaruhi oleh temperatur udara di lingkungan sekitar. Untuk informasi lebih detail tentang ukuran angin ban mobil standar pabrikan yang nyaman dan direkomendasikan, simaklah daftar tekanan angin ban berikut ini: Mobil MPV : (33-36) Psi; Mobil City Car : (30 – 36) Psi;
Untukmengukurnya, cara yang paling mudah adalah menggunakan telapak tangan jika tidak memiliki alat khusus untuk mengukurnya. Seperti penjelasan yang diberikan oleh franki Paduli yang merupakan Assistant director PT Bridgestone Tire Indonesia, pada umumnya untuk tekanan ideal udara yang ada pada ban adalah seukuran telapak tangan yang dimiliki
BacaJuga : Cara Spooring Menggunakan Benang & Meteran. Cara melepas tie rod dan ball joint seperti itu umum digunakan di bengkel-bengkel di daerah pada kendaraan berat seperti truk yang biasanya terlampau keras. yang jika menggunakan alat khusus pun malah alatnya yang kalah dan patah. anda bisa praktekan cara ini sendiri. namun hati-hati untuk
Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd. Dimensi Ban Otomobil – Cara Mengetahui dan Membacanya Tiap-tiap alat angkut terkhusus oto biasanya memang sudah memiliki standar ukuran reben oto khusus. Farik merk, jenis, dan spesifikasi mobil karuan saja membuat matra yang digunakan lagi dapat berbeda. Penerapan spesifikasi ban mobil ini tentu sudah diperhitungkan pabrik, baik dari segi kenyamanan maupun keamanan berkendara. Itulah mengapa signifikan bagi empunya mobil cak bagi tahu cara mengaji informasi akan halnya spesifikasi lebar velg dan ukuran bannya. Ketika akan membeli pita mobil mentah, sangat penting untuk mempertimbangkan ukuran tali tap otomobil nan nyaman dan sesuai dengan spesies mobil nan kamu miliki. Mudahmudahan, hindari untuk menurunkan maupun menaikkan ukuran ban oto. Sebab selain dapat mengurangi tingkat kenyamanan, kejadian ini justru bisa membentuk faktor keamanan semakin memendek. Prinsip mengetahui ukuran ban otomobil Kaidah mengaji aspek rasio Cara membaca kode produksi ban Dimensi ideal pita mobil berdasarkan ring Daftar ukuran tali tap mobil yang komplet Risiko menggilir matra reben mobil FAQ Prinsip mengetahui matra ban mobil Sebelum mengemudiankan buat membeli reben mobil baru lakukan mobil kesayanganmu, cari tahu dulu berapa ukuran ban mobil standarnya. Cara mengetahui matra ban mobil ternyata juga cukup mudah, yaitu 1. Mengecong pada sisi luar lin Mandu termudah untuk memafhumi dimensi ban adalah dengan mengecek jihat terluar ban atau bisa juga sreg episode telapak ban. Produsen maupun pabrik rata-rata telah mengaduh detail informasi ban sreg pelecok satu arah ban tersebut. Mulai dari matra, impitan, bogok telapak, sampai ukuran velg. Keterangan ini dituliskan dalam bentuk kode sehingga utama buat anda untuk menyadari dan memahami kode-kode ini sebelum membeli pita. 2. Menerjemahkan kode ban Setelah beliau berdampak menemukan takrif kode ban, selanjutnya yang perlu dilakukan adalah menerjemahkan maksud semenjak kode tersebut. Bak contoh, arti ukuran ban mobil 185/65 R15 yaitu Poin 185 informasi mengenai lebar tapak tali tap, biasanya satuannya adalah milimeter mm. Angka 65 nan ada dibelakang poin 18 deklarasi mengenai tingkatan reben. Intern kemujaraban, pita oto tersebut memiliki janjang 65% berpunca lebar tapak bannya nan berdosis 185 mm. Jika angka ini semakin kecil nilainya, semakin boncel juga jarak antara tapak tali tap dan bibir velg. Abc “R” ini menyimbolkan macam ban, yakni “Radial”. Kamu kali pula akan menemukan tipe ban lain, seperti Run Kondominium Tyre RFT. Angka 16 yang mengimak huruf “R” ukuran diameter velg yang kriteria. Ukuran yang dipakai adalah inch. 3. Pahami juga kode komplemen lainnya Ban otomobil lazimnya juga memiliki kode apendiks berupa abjad dan ponten yang menyatakan kapasitas beban dan batas maksimum kecepatan. Kode angka yang diikuti huruf semisal 80H menunjukkan informasi mengenai maksimum muatan yang boleh ditahan lin sesuai dengan Tire Load Index. Berikut ini adalah daftar Tire Load Index serta beban maksimumnya. Kode Angka Beban Maksimum kg 62 265 63 272 64 285 66 300 68 315 70 335 73 365 75 387 80 – 89 450 – 580 90 – 100 600 – 800 Lambang bunyi nan mengikuti biji penanda Tire Load Index menandakan kecepatan maksimum nan tenang dan tenteram pada ban. Biasanya kode-kode huruf yang akan kamu temukan merupakan Kode Huruf Kecepatan Maksimum km/jam Q 160 S 180 T 190 U 200 H 210 V 240 W 270 Y 300 Z > 240 4. Ketahui tread wear indicator dan traction rating Tread wear indicator merupakan indikator yang menyatakan keluasan pikiran silsilah ban dan lagi keawetannya. Semakin besar nilai tread wear indicator, semakin langgeng ataupun panjang usia tali tap mobil. Selain itu, terserah juga traction rating yang mana indikator ini menunjukkan keluasan pikiran ban momen mencekam meres yang basah. Penilaian traction rating galibnya dituliskan dalam kode aksara. AA menunjukkan kualitas nan sangat baik. A untuk nilai baik. B untuk nilai medium. C untuk nilai yang buruk. Biaya Body Repair Ditanggung 100%, Cuma-cuma Mobil Pengganti, Plus Fasilitas Towing/Larik dan ERA bakal Oto Mogok Cara mengaji aspek neraca Aspek rasio merupakan nisbah antara lebar telapak ban mobil dan tataran lin, dinyatakan internal komisi %. Rumus untuk menentukan aspek proporsi ban otomobil adalah Ratio = Pangkat Penampang / Lebar Penampang x 100 Sebagai contoh, reben mobil anda mempunyai kode 215/55 R16 91V. Dari kode ini, kamu boleh mengetahui bahwa lebar ban adalah 215 dan aspek nisbah 55. Akan doang, di sini belum diketahui berapa tinggi dari ban tersebut. Kaidah menghitungnya layak mudah, kamu cuma perlu memasukkan angka privat rumus di atas, adalah Ratio = Tangga Penampang / Lebar Diameter x 100 55 = Tinggi / 215 x 100 Tinggi ban = 215 x 55 /100 = 118,25 mm Prinsip membaca kode produksi reben Rupanya enggak hanya dagangan makanan tetapi nan mempunyai hari habis masa, ban otomobil ternyata juga punya. Reben mobil yang sudah melewati masa jatuh tempo kebanyakan akan mengalami perubahan secara raga, seperti komponen pita mengeras serta terjadi retakan pada fragmen dinding-dinding pita. Hal ini akan berpengaruh plong kemampuan cengkraman tali tap pada jalan sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman saat berkendara. Bahkan, hal ini juga bisa mengganggu keamanan berkendara. Masa habis masa pita otomobil biasanya adalah tiga tahun setelah terlepas produksi tali tap. Takdirnya ban mobil gelojoh digunakan, sekurang-kurangnya sudah lalu menempuh jarak km. Masa produksi tali tap mobil umumnya juga akan dituliskan pada penggalan ban tersebut. Biasanya kode produksi ini dituliskan dengan poin. Misalnya, ponten 4020, 3021, dan sebagainya. Dua ponten pada adegan depan 40, 30 menunjukkan minggu pembuatan, sedangkan dua angka di belakangnya 20,21 menunjukkan kode tahun pembuatan. Sejumlah pabrikan ban oto mana tahu mempunyai jenis kode yang berlainan dalam menuliskan kode produksi. Kali kamu juga akan menemukan kode X2019 yang berarti ban tersebut dibuat atau diproduksi puas ahad ke-20 tahun 2022. Pikulan Biaya Perbaikan dari Lepuh hingga Rusak Parah Akibat Terserempet sampai Tabrakan! Keuntungan Beli Asuransi di Duitpintar 4000+ Bengkel Rekanan Bengkel rekanan terluas di Indonesia Harga Terbaik Jaminan premi termurah buat otomobil Dia Bantuan Klaim Online Agunan arti asuransi sesuai polis Dengar pendapat Gratis Soal jawab agen kerjakan bantu memilih polis yang tepat Ukuran teladan ban mobil berdasarkan ring Setiap merk dan jenis mobil kebanyakan akan memiliki ukuran ban standar yang berbeda. Ini karena per mobil memang didesain kerjakan kebutuhan yang berbeda lagi. Oto yang didesain untuk mobil keluarga atau mobil pengangkut karuan akan berbeda perincisan bannya. Cukuplah, sebelum memaklumi berjenis-jenis matra sempurna ban mobil berdasar merk dan tipe mobil, ketahui juga standar ukuran tali tap berdasarkan ukuran ringnya. Kalau dia menemukan matra ban mobil cincin 14, itu berarti velg ban mobil tersebut memiliki format diameter 14 inch. Biasanya velg ban ini sekata digunakan pada ukuran ban 165/65 R14, 175/65 R14, 185/70 R14, dan 195/70 R14. Bakal matra ban mobil cincin 15, ukuran diameter velg pita tersebut adalah 15 inch. Velg 15 inch ini galibnya sekata untuk ukuran ban 215/65 R15, 215/70 R15, maupun 205/70 R15. Ada juga dimensi ban otomobil ring 16. Di sini sengkang velg adalah 16 inch. Biasanya format velg 16 inch cocok lakukan ban dengan format 225/50 R16, 215/65 R16, atau 225/75 R16. Kemudian suka-suka juga ukuran ring 17 yang dengan ukuran garis tengah 17 inch ini biasanya terlampau cocok lakukan ukuran ban 235/60 R17, 215/60 R17, alias 225/65 R17. Daftar ukuran ban otomobil nan ideal Ukuran tolok bikin merk Honda All New Accord 235/45 R18 New Jazz RS 185/55 R16 Mobilio 185/65 R15 Freed 185/65 R15 Brio175/65 R14 CRZ 205/45 R17 All New CRV 235/60 R18 HRV 215/55 R17 All New City 185/55 R15 NSX 215/40 R17 Format barometer kerjakan merk Suzuki APV Luxury 215/50 R17 Grand Vitara All New 235/60 R18 Carry 175/70 R13 Swift 185/60 R15 Futura 165/80 R13 Ciaz 185/65 R15 Celerio 165/65 R14 Ertiga 185/65 R15 Ignis 175/65 R15 Karimun Wagon R GS 175/65 R14 Matra tolok lakukan merk Toyota Agya G 175/65 R14 Calya 175/65 R14 New Alphard GS 245/40 R19 Innova E 195/70 R14 Avanza G 185/70 R14 Rush 235/60 R16 Kijang Krista 195/65 R15 Fortuner 265/70 R16 Prius 195/65 R15 All New Yaris 195/50 R16 Ukuran standar untuk merk Mazda 2 Sport 195/45 R16 RX8 225/45 R18 2 New 185/60 R16 Premacy 195/65 R15 CX9 245/50 R20 3 Hatchback 195/65 R15 6 Isak 215/45 R17 Capella 185/65 R15 8 MPV 215/65 R16 Biante 205/60 R16 Matra standar lakukan merk Nissan Evalia 165/80 R14 X-Trail CVT 225/60 R18 Terrano 235/70 R15 Juke 215/55 R17 New Serena 195/60 R16 Grand Livina 185/65 R15 March 175/60 R15 New Teana 215/55 R17 Navara 265/70 R16 Sunny Neo 195/60 R15 Risiko mengganti ukuran reben otomobil Banyak pengendara oto yang kini mulai hobi mengganti ukuran tali tap oto, entah karena alasan kegagahan maupun kenyamanan. Sayangnya tidak semua pengendara mengetahui aturan yang baik ketika akan mengganti ukuran ban mobil. Jika beliau ingin mengganti format ban mobil, maka pastikan bahwa penggantian pita yakni lakukan menaikkan tingkat enggak menurunkan downgrade. Normalnya peningkatan ukuran ban masih cukup aman jika dilakukan 1 alias 2 tingkat diatas matra standar pita mobil. Sebagai paradigma, mobil engkau memiliki ukuran ban 175/65 R14 maka aman untuk menukar reben dengan ukuran 185/65 ataupun 195/65, tapi masih dengan ukuran cincin yang sama. Peningkatan ukuran ban plus strata lagi boleh memberikan bilang surat berharga buruk, seperti Steer akan menjadi lebih langka. Sebab singgungan yang terjadi plong reben depan semakin luas akibat matra ban yang terlalu osean. Power mobil akan berkurang. Sebab semakin besar reben maka semakin berat bebannya. Risiko bertambah boros bahan bakar. Sebab jika power mobil berkurang mesin akan dituntut bekerja kian persisten semenjak umumnya. Ukuran pita yang terlalu raksasa akan mengganggu steering system . Akibatnya bisa menyebabkan kehancuran pada tie rod end dan long-tie rod yang ditandai dengan adanya bunyi ketika ki alat berbelok. Begitu pun seandainya kamu mengganti dimensi pita mobil di dasar ukuran ban standar, efeknya adalah tali tap bisa semenjak dan meledak karena bukan bisa bersedia dan menerima berat muatan. Hal ini karuan bisa berakibat fatal pada keselamatan saat berkendara dan boleh memicu terjadinya kemalangan. FAQ Berapa ukuran ban otomobil Avanza? Ukuran ban mobil Avanza adalah 185/70 R14. Apa nan dimaksud 185 70 R14? Artinya, lin mobil tersebut memiliki lebar tapak ban 185 mm. Rasio antara lebar jejak kaki ban oto dan strata ban sebesar 70% dan jenis tali tap radial dengan kaliber velg 14 inch. Velg gelang-gelang 16 pakai ban dimensi berapa? Velg cincin 16 bisa disandingkan dengan ban berukuran 225/50 R16, 215/65 R16 atau 225/75 R16. Lin ukuran 185 70 R14, apa arti poin 185? Manfaat pecah ponten 185 adalah ban mobil tersebut mempunyai lebar tapak ban sebesar 185 mm.
Cara Membaca Kode Pada Ban Purcashing yang baik, seharusnya mengerti betul detil dari suatu kendaraan yang digunakannya mulai dari spesifikasi lampu, kapasitas mobil atau pun alat berat sampai pada ukuran ban dan cara membaca ukurannya. Apa pentingnya mengetahui cara membaca ukuran ban, Pentingnya adalah pada saat kita akan melakukan penggantian ban atau modifikasi ukuran ban agar kendaraan kita nampak prima dan sesuai dengan standard safety, Meskipun bukan dari vendor ataupun pihak pensupply produk Cara Membaca Ukuran Ban. Ban mobil penumpang Ukuran 195/60 R 14 85 H 195 Lebar penampang ban mm 60 Aspek rasio R Kontruksi ban radial 14 Diameter pelek inch 85 Load indek H Simbol batas kecepatan. Ukuran – 14 4PR Lebar penampang ban inch 14 Diameter pelek inch 4PR Ply rating Ukuran 205SR14 205 Lebar penampang mm S Batas kecepatan R Kontruksi radial 14 Diameter pelek inch Ukuran G70 – 15 B G Batas ban 70 Aspek rasio seri 15 Diameter pelek inch B Load range Ban Truck and Bus, off the road dan Industri Ukuran – 20 14PR Lebar penampang inch 20 Diameter pelek inch 14PR Ply rating Ban Balap atau Racing Tire RA Ukuran – 13 Tinggi penampang inch Lebar penampang inch 13 Diameter pelek inch Ban Pejal atau Solid Tire ST. Ukuran 10 x 6 x 61/4 10 Diameter luar inch 6 Lebar Dasar 61/4 Diameter dalam inch Ban Agrikultur AGP Ukuran 19 x – 10 19 Diameter keseluruhan inch Lebar penampang inch 10 Diameter pelek. Cara membaca aspek ratio Aspek ratio adalah perbandingan antara tinggi ban dengan lebar telapak ban dalam persen, sehingga jika dibuat rumusnya seperti ini. Ratio = Tinggi penampang/lebar penampang X 100 contoh 1 mencari aspek ratio diketahui lebar telapak = 200mm, lalu tinggi penampang = 100 maka, aspek rationya adalah 100/200X100 = 50 contoh 2, mencari tinggi penampang diketahui salah satu size ban 195/55 R16. maka, tingginya didapat 195X55/100 = 107, maka tinggi bannya 107 mm dan lebar bannya 195mm. Info Produk Dan Pemesanan Wawan Hermawan PT. MAGNA INDUSTRY AND TYRES Gading Park View Timur Blok ZD Kelapa Gading Jakarta Utara Tel +62 21 4586 0209 +62 21 4586 0219 Fax +62 21 4586 0220 Mobile +62 +62 Email hermawan Web Web PRICE LIST PRODUK INDUSTRY AND TYRES Hubungi Kontak Kami Untuk Keterangan Harga Informasi Produk Dan pemesanan Wawan Hermawan PT. MAGNA INDUSTRY AND TYRES Gading Park View Timur Blok ZD Kelapa Gading Jakarta Utara Tel +62 21 4586 0209 +62 21 4586 0219 Fax +62 21 4586 0220 Mobile +62 +62 Email hermawan Web Membaca Kode Ban Lebih Detail Info Produk Dan Pemesanan Wawan Hermawan PT. MAGNA INDUSTRY AND TYRES Gading Park View Timur Blok ZD Kelapa Gading Jakarta Utara Tel + 62 21 4586 0209 + 62 21 4586 0219 Fax + 62 21 4586 0220 Mobile + 62 + 62 Email hermawan Web Web Pengetahuan Ban Perbedaan ban bias dan ban radial Perbedaan mendasar dari Ban Bias dan Radial terletak pada susunan benang yang mengikat, berikut perbedaan detailnya sebagai berikut Perbedaan ban bias dan ban radial Ban pada dasarnya diklasifikasikan ke dalam dua struktur sebagai berikut Struktur Bias Ban dengan struktur bias adalah yang paling banyak dipakai. Dibuat dari banyak lembar cord yang digunakan sebagai rangka frame dari ban. Cord ditenun dengan cara zig-zag membentuk sudut 40 sampai 65 derajat sudut terhadap keliling lingkaran ban. Struktur Radial Untuk ban radial, konstruksi carcass cord membentuk sudut 90 derajat sudut terhadap keliling lingkaran ban. Jadi dilihat dari samping konstruksi cord adalah dalam arah radial terhadap pusat atau crown dari ban. Bagian dari ban berhubungan langsung dengan permukaan jalan diperkuat oleh semacam sabuk pengikat yang dinamakan “Breaker” atau “Belt”. Ban jenis ini hanya menderita sedikit deformasi dalam bentuknya dari gaya sentrifugal, walaupun pada kecepatan tinggi. Ban radial ini juga mempunyai “Rolling Resistance” yang kecil. Perbedaan ban pakai ban dalam dan tanpa ban dalam tubeless Beberapa istilah dalam perbedaan struktur ban Tread adalah bagian telapak ban yang berfungsi untuk melindungi ban dari benturan, tusukan obyek dari luar yang dapat berusak ban. Tread dibuat banyak pola yang disebut Pattern. Breaker dan Belt adalah bagian lapisan benang pada ban biasa terbuat dari tekstil , sedang ban radial terbuat dari kawat yang diletakkan diantara tread dan Casing. Berfungsi untuk melindungi serta meredam benturan yang terjadi pada Tread agar tidak langsung diserap oleh Casing. Casing adalah lapisan benang pembentuk ban dan merupakan rangka dari ban yang menampung udara bertekanan tinggi agar dapat menyangga ban. Bead adalah bundelan kawat yang disatukan oleh karet yang keras dan berfungsi seperti angkur yang melekat pada Pelek. Tabel Konversi Ply Rating dengan Load Range PLY RATING LOAD RANGE PLY RATING LOAD RANGE 2 A 14 G 4 B 16 H 6 C 18 J 8 D 20 L 10 E 22 M 12 F 24 N Tabel Indeks Beban dan Kapasitas Pembebanan Tabel indek beban adalah kode numerik yang menunjukkan kapasitas maksimum pembebanan pada kecepatan tertentu, sesuai dengan spesifikasi ban tersebut dalam standar, sampai dengan kecepatan 210 km/jam, bila melebihi kecepatan 210 km/jam, kapasitas pembebanan maksimum harus dikurangi sesuai dengan standar yang berlaku. INDEK BEBAN KG INDEK BEBAN KG 70 335 100 800 71 345 101 825 72 355 102 850 73 365 103 875 74 375 104 900 75 387 105 925 76 400 106 950 77 412 107 975 78 425 108 1000 79 437 109 1030 80 450 110 1060 81 462 111 1090 82 475 112 1120 83 487 113 1150 84 500 114 1180 85 515 115 1215 86 530 116 1250 87 545 117 1285 88 560 118 1320 89 580 119 1360 90 600 120 1400 91 615 121 1450 92 630 122 1500 93 650 123 1550 94 670 124 1600 95 690 125 1700 96 710 126 1750 97 730 127 1800 98 750 128 1850 99 775 129 1900 SIMBOL KECEPATAN KECEPATAN KM/JAM SIMBOL KECEPATAN KECEPATAN KM/JAM A1 5 K 110 A2 10 L 120 A3 15 M 130 A4 20 N 140 A5 25 P 150 A6 30 Q 160 A7 35 R 170 A8 40 S 180 B 50 T 190 C 60 U 200 D 65 H 210 E 70 V 240 F 80 W 270 G 90 Y 300 J 100 Z DI ATAS 240 Simbol Kecepatan Simbol kecepatan adalah simbol huruf alfabet yang menunjukan batas maksimum kecepatan sebuah ban yang dipacu dengan membawa beban yang sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan dalam standar, selama 1 satu jam terus menerus. Info Produk Dan Pemesanan Wawan Hermawan PT. MAGNA INDUSTRY AND TYRES Gading Park View Timur Blok ZD Kelapa Gading Jakarta Utara Tel + 62 21 4586 0209 + 62 21 4586 0219 Fax + 62 21 4586 0220 Mobile + 62 + 62 Email hermawan Web Web MAGNA TYRES MA04 R49 E4T Ban Alat berat Ini Dirancang Memiliki Ketahanan yang sangat baik terhadap kerusakan akibat peningkatan Muatan / Beban dan memiliki ketahanan / perlindungan dinding samping Ban Lebih Baik . Tersedia dalam senyawa yang berbeda untuk mengoptimalkan kinerja untuk semua aplikasi . Spesifikasi Ban MAGNA MA04 R49 E4T Compound A TKPH= 456 Tread Depth = 74 mm Overall Diameter = mm Loaded Radius = mm Minimum Dual Spacing = 875 mm Rolling Circumference = mm Approved Rim/ Flange = / Thanks and Regards, Wawan Hermawan PT. MAGNA INDUSTRY AND TYRES Gading Park View Timur Blok ZD Kelapa Gading Jakarta Utara Tel + 62 21 4586 0209 + 62 21 4586 0219 Fax + 62 21 4586 0220 Mobile + 62 + 62 Email hermawan Web Web BAN MAGNA MA04 R35 E4T Ban Alat Berat Ini Dirancang dengan keunggulan memiliki Ketahanan yang sangat baik terhadap kerusakan akibat peningkatan Barang Muatan dengan Memiliki ketahanan perlindungan dinding samping Ban yang lebih baik . Tersedia dalam senyawa yang berbeda untuk mengoptimalkan kinerja untuk semua aplikasi . Spesiikasi Ban MAGNA MA04 R35 E4T Compound A TKPH= 325 Tread Depth = 66 mm Overall Diameter = mm Loaded Radius = 980 mm Minimum Dual Spacing = 795 mm Rolling Circumference = mm Approved Rim/ Flange = / Info Produk Dan Pemesanan Wawan Hermawan PT. MAGNA INDUSTRY AND TYRES Gading Park View Timur Blok ZD Kelapa Gading Jakarta Utara Tel + 62 21 4586 0209 + 62 21 4586 0219 Fax + 62 21 4586 0220 Mobile + 62 + 62 Email hermawan Web Web MAGNA TYRES MA02 R25 Ban Alat Berat ini dirancang untuk digunakan pada Wheel loader , Articulated DT , Pencakar , Grader dan Dozer . Perlindungan dinding samping dan flotasi ditingkatkan oleh desain bahu lebar . Senyawa tapak memberikan kinerja yang sangat baik terhadap pemotongan dan abrasi . Spesifikasi Ban MAGNA MA02 R25 Tread Depth = 44 mm Overall Diameter = mm Section Width = 748 mm Speed = 50 KM/ H ; Single Load = kg ; Pressure = 4, 5 bar LI = 200 Speed = 10 KM/ H ; Single Load = kg ; Pressure = 5, 7 bar LI = 216 Tyre Weight = 550 kg Approved Rim/ Flange = / Info Produk Dan Pemesanan Wawan Hermawan PT. MAGNA INDUSTRY AND TYRES Gading Park View Timur Blok ZD Kelapa Gading Jakarta Utara Tel + 62 21 4586 0209 + 62 21 4586 0219 Fax + 62 21 4586 0220 Mobile + 62 + 62 Email hermawan Web Web MAGNA TYRES MA02 R25 Ban Alat Berat ini dirancang untuk digunakan pada wheel loader , dump truk artikulasi , pencakar , grader dan dozer . Perlindungan dinding samping dan flotasi ditingkatkan oleh desain bahu lebar . Senyawa tapak memberikan kinerja yang sangat baik terhadap pemotongan dan abrasi Spesifikasi Ban MAGNA MA02 R25 Tread Depth = 40, 5 mm Overall Diameter = mm Section Width = 680 mm Speed = 50 KM/ H ; Single Load = kg ; Pressure = 4, 5 bar LI = 193 Speed = 10 KM/ H ; Single Load = kg ; Pressure = 5, 7 bar LI = 209 Tyre Weight = 440 kg Approved Rim/ Flange = / Info Produk Dan Pemesanan Wawan Hermawan PT. MAGNA INDUSTRY AND TYRES Gading Park View Timur Blok ZD Kelapa Gading Jakarta Utara Tel + 62 21 4586 0209 + 62 21 4586 0219 Fax + 62 21 4586 0220 Mobile + 62 + 62 Email hermawan Web MAGNA TYRES MA01 R25 Ban Alat Berat ini dirancang untuk digunakan pada roda Kendaraan Alat Berat Seperti Wheel Loader , Dozer , Grader dan Pencakar . Pola Kembang Pada tapak Ban Alat Berat Ini Secara Agresif Memberikan Traksi Yang Maksimal dan Unggul Dalam Kondisi Permukaan Tanah Yang Lunak . Senyawa Ban Alat Berat atau Bahan Yang terkandung Pada Ban Alat Berat Ini Memberikan Perlindungan Yang Sangat Baik Terhadap Resiko Sobek atau Pemotongan Karena Batu atau Bahan Lainnya Pada Permukaan Tanah Yang Dilalui Dan Abrasi Spesifikasi MAGNA TYRES MA01 R25 Tread Depth = 38 mm Overall Diameter = mm Section Width = 598 mm Speed = 50 KM/ H ; Single Load = kg ; Pressure = 4, 5 bar LI = 185 Speed = 10 KM/ H ; Single Load = kg ; Pressure = 5, 7 bar LI = 201 Tyre Weight = 326 kg Approved Rim/ Flange = / Info Produk Dan Pemesanan Wawan Hermawan PT. MAGNA INDUSTRY AND TYRES Gading Park View Timur Blok ZD Kelapa Gading Jakarta Utara Tel + 62 21 4586 0209 + 62 21 4586 0219 Fax + 62 21 4586 0220 Mobile + 62 + 62 Email hermawan Web Web INDUSTRY AND TYRES INDONESIA INDUSTRY AND TYRES INDONESIA Adalah Sole Distributor Magna Tyres Group Produsen Ban Alat Berat RADIAL Utk Kendaraan Heavy Equipment , Articulated DT , Rigid DT , Wheel Loader Dan Dozer Dengan Mengusung Merk MAGNA dari Belanda Untuk Wilayah Pemasaran Di Indonesia. INDUSTRY AND TYRES INDONESIA Adalah Salah Satu Distributor Di Indonesia yang Ditunjuk Oleh ATPM Ban BELSHINA di Belarus Rusia Untuk Melakukan Pemasaran Ban Alat Berat BIAS Utk Kendaraan Heavy Equipment , Articulated DT , Rigid DT , Wheel Loader Dan Dozer Serta BAN RADIAL Truck And BUS Dengan Mengusung Merk BELSHINA Magna Tyres Group Adalah Produsen Belanda Dari Industri Ban Alat Berat Radial Off-The-Road Tyres / EarthMover , Didukung Selama Tiga Dekade Keterlibatan Dalam Perdagangan Dan Produksi Senyawa Karet Dan Komponen Pendukungnya , Untuk Bagian-Bagian Otomotif , Seperti , Ban , Alas Kaki dan Industri lainnya. Magna Tyres Group Semakin Menguasai pasar Eropa Dan Kualitas Produknya Pun Semakin Diakui , Magna Tyres Group akan Memperluas Pemasaran Secara Global Dan menginvestasikan kembali Secara Besar-besaran dalam Usahanya Memperluas Pemasaran Ban Alat Berat ,Off The Road / EarthMover Radial Maupun BIAS Semua Ukuran. Saat Ini Operasi Pemasaran Magna Tyres Group Telah Meliputi Pemasaran Di Timur , Eropa Barat , Skandinavia , Rusia , Asia Tengah, Asia Tenggara , Timur Tengah , Afrika dan Kanada dan Tetap Berencana Untuk Melakukan Ekspansi. Magna Tyres Group Difokuskan Pada Penyediaan Produk-Produk Berkualitas Dan Dukungan Untuk Pasar Ban alat Berat Off-The-Road / EarthMover Di Industry Indonesia For Futher Information Wawan INDUSTRY AND TYRES INDONESIA Gading Park View Timur Blok ZD Kelapa Gading Jakarta Utara Tel + 62 21 4586 0209 + 62 21 4586 0219 Fax + 62 21 4586 0220 Mobile + 62 + 62 Email hermawan Web Web Web http / /
Cara Membaca Ukuran Ban Motor – Pemilihan ban bagi sepeda motor tidak boleh sembarangan. Alasannya, karet bundar merupakan satu-satunya komponen yang melakukan kontak langsung dengan jalan. Ban motor harus berjuang keras bergesekan dengan aspal dan jalanan ketika pengendara melakukan aksinya. Mulai dari manuver, pengereman, akselerasi, dan lain-lain. Dalam berbagai aksi tersebut, ban harus sanggup tetap menempel di jalanan. Oleh karena itulah, penggunaan ban motor jangan asal. Bisa-bisa keselamatan dan kenyamanan berkendara kamu jadi taruhannya. Ada banyak hal yang harus diperhatikan ketika memilih karet bundar, termasuk soal ukuran ban. Jika mau nyaman, tentu ban tidak boleh terlalu kecil atau besar. Pertanyaannya, apakah kamu bisa mengetahui ukuran ban yang tepat untuk motor? Di artikel ini, kami akan bantu kamu untuk mengetahui cara membaca ukuran ban motor dan kode-kode lainnya. Buat kamu yang penasaran, simak bahasan berikut sampai habis Ukuran Ban Motor yang Tepat Ukuran ban motor ini sangat penting untuk kamu ketahui, saat melakukan penggantian. Pilih ukuran yang pas agar berkendara nyaman dan selamat Jika mau melakukan penggantian, kamu perlu paham lebih dulu cara membaca ukuran ban motor. Pernah melihat kombinasi angka dan huruf di dinding samping karet bundar? Itulah kode unik yang dipunya masing-masing ban. Kode tersebut punya arti khusus sebagai penentu ban seperti apa yang paling cocok buat motor kamu. Secara garis besar, kode ukuran ban dibagi dalam dua jenis metrik dan imperial. Apa bedanya kode metrik dan imperial ban? Bagaimana cara membaca ukuran ban motor dengan kode-kode tersebut? Berikut detail yang perlu kamu tahu Cara Membaca Ukuran Ban Motor dengan Kode Metrik Salah satu contoh ukuran ban motor dengan kode metrik Tidak sulit bila kamu ingin mengetahui cara membaca ukuran ban motor yang memiliki kode metrik. Di mana bisa menemukannya? Biasa ada di sisi karet bundar motor-motor matik, bebek, sport, dan lain-lain yang digunakan di jalan raya. Ciri kode metrik, memiliki kode per /. Kita ambil contoh cara baca ukuran ban motor dengan kode metrik menggunakan ban standar bawaan Honda Revo X. Bebek entry level dari Motor Honda ini memiliki ukuran ban belakang Revo X adalah 80/90 – 17 M/C 44P. Apakah arti ukuran ban motor dalam kode metrik tersebut? Bila ingin tahu, kamu perlu baca satu per satu tiap angka dan huruf yang tertera. 80 yang merupakan angka pertama menunjukkan lebar tapak ban section width. Lebar tapak ini diukur dari sisi kiri ke kanan ban dengan satuan ukur millimeter. Jadi lebar tapak ban ini adalah 80 mm. 90 sebagai angka kedua merepresentasikan aspect ratio. Ini adalah prosentase perbandingan antara section height tinggi dari tapak ban ke bibir ban dengan section width. Jadi secara sederhananya, section height ban ini adalah 90% dari 80 mm = 72 mm. Angka berikutnya, 17, menunjukkan diameter dalam ban yang juga sekaligus menunjukkan ukuran diameter velg dalam satuan inchi. Artinya, Revo X menggunakan velg dengan diameter 17 inchi. M/C merupakan kode singkatan dari Motorcycle. Artinya, ban ini memang diperuntukkan bagi sepeda motor. 44 adalah kode Load Index yang berarti beban maksimal yang bisa ditanggung ban ini adalah 160kg. Cara membaca ukuran ban motor untuk Load Index akan dijelaskan lebih lanjut di bawah P merupakan Speed Rating yang menunjukkan bahwa kecepatan maksimal ban ini adalah 150 km/jam. Cara membaca ukuran ban motor untuk Speed Rating akan dijelaskan lebih lanjut di bawah. Cara Baca Ukuran Ban Motor dengan Kode Imperial Ban motor trail biasanya menggunakan kode imperial. Cara membacara ukuran ban motor dengan kode imperial agak berbeda, lantaran pakai satuan inchi. Selanjutnya adalah kode ban imperial. Cara baca ukuran ban motor dengan kode imperial agak berbeda dari kode metrik. Di sini satuan yang banyak digunakan adalah inchi. Lalu kode ban imperial biasa ada di model offroad atau dual purpose. Contoh ban dengan kode imperial adalah kepunyaan motor trail, Yamaha WR155R. Ban depannya memiliki kode 45P. Apa arti ukuran ban motor dalam kode imperial tersebut? merupakan lebar tapak ban dalam satuan inchi. Artinya, ban ini memiliki section width sepanjang 2,75 inchi atau sekitar 63,5mm. Ban imperial selalu memiliki aspect ratio 100%. Artinya, Section Width dan Section Height selalu sama. Dengan kata lain, Section Height ban ini juga 2,75 inchi. 21 berarti diameter dalam ban yang juga mengindikasikan diameter velg dalam satuan inchi. Ban ini bisa terpasang di velg dengan diameter 21 inchi. 45 adalah kode Load Index yang berarti beban maksimal yang bisa ditanggung ban ini adalah 165kg. Pembahasan soal Load Index lebih lanjut dijelaskan di bawah P merupakan Speed Rating yang menunjukkan bahwa kecepatan maksimal ban ini adalah 150 km/jam. Pembahasan soal Speed Rating lebih lanjut dijelaskan di bawah. Apa Itu Load Index Ban? Dalam memilih ban motor, load index harus sesuai dengan beban yang diterima. Jangan sampai ban kamu memperoleh beban yang diluar kemampuannya Cara membaca ukuran ban motor juga termasuk soal load index. Apa itu? Load index adalah kode angka untuk menunjukkan beban maksimum yang bisa ditanggung satu ban motor. Jika kamu sering berkendara sambil membawa beban berat, maka pilihlah ban yang punya load index besar. Alasannya agar beban yang ditanggun sesuai. Kalau sampai keberatan, maka efeknya bisa membuat karet bundar cepat aus dan resiko terburuk adalah pecah ban. Ambil contoh sepeda motor yang menggunakan ban depan dengan load index 41. Kemudian untuk ban belakang, load index 46. Artinya ban tersebut bisa menahan total beban maksimum 315 Kg. Dari mana angka 315 Kg? Load index 41 bisa diartikan beban maksimal yang bisa ditanggung oleh ban depan adalah 145 Kg. Sementara load index 46 punya pengertian beban yang sanggup diterima adalah 170 Kg. Bila keduanya dijumlahkan, maka ketemu angka 315 Kg. Hal tersebut berarti, kedua ban motor mampu memanggung beban 315 Kg. Ingat, itu sudah termasuk beban sepeda motor, pengendara, penumpang, dan barang bawaannya. Supaya kamu lebih jelas memahami soal cara membaca ukuran ban motor terkait load index, berikut daftar lengkapnya Tabel Load Index Ban Motor Load Index Beban Maksimal Load Index Beban Maksimal Load Index Beban Maksimal 30 106 kg 44 160 kg 53 206 kg 31 109 kg 45 165 kg 54 212 kg 32 115 kg 46 170 kg 55 218 kg 33 118 kg 47 175 kg 56 224 kg 38 143 kg 48 180 kg 57 230 kg 40 140 kg 49 185 kg 58 236 kg 41 145 kg 50 190 kg 59 243 kg 42 150 kg 51 195 kg 60 250 kg 43 155 kg 52 200 kg Baca juga 10 Rekomendasi Ban Nmax Terbaik Manfaat dan Dampak Buruk Cairan Ban Tubeless 5 Tips Modifikasi Ban Motor, Jangan Asal Mengenal Speed Rating Ban Motor yang dipacu cepat, tentu memiliki speed rating tinggi Speed Rating adalah kode huruf yang mengindikasikan kecepatan maksimum pemakaian ban. Misal untuk speed rating F berarti 80 Kpj. Tentu tidak disarakan melebihi batas kecepatan tersebut. Oleh karenanya, jika kamu punya motor dengan karakter berlari cepat, maka jangan pilih yang punya speed rating F. Sebaiknya cari ban dengan speed rating yang lebih tinggi, seperti R, S, H atau V. Supaya kamu tidak bingung mengartikan, kode speed rating ban motor. Ada baiknya cek daftar berikut. Tabel Speed Rating Ban Motor Speed Rating Kecepatan Speed Rating Kecepatan F 80 km/jam R 170 km/jam J 100 km/jam S 180 km/jam L 120 km/jam H 210 km/jam M 130 km/jam V 240 km/jam P 150 km/jam Tips Memilih Ukuran Ban Motor yang Tepat Dalam memodifikasi motor, kamu juga perlu paham tentang ukuran ban. Jangan sampai kekecilan, lantaran bisa membahayakan saat berkendara Setelah mengetahui cara membaca ukuran ban motor, sekarang waktunya menentukan pilihan. Tidak boleh sembarangan, kamu harus benar-benar menyesuaikan dengan kebutuhan. Tips awal dari kami, kalau bingung sebaiknya gunakan saja ban standar seperti bawaan pabrik. Perlu diketahui, ban standar yang dipilih oleh pabrik memiliki ukuran yang sesuai. Di samping itu, ban bawaan pabrik pasti memiliki fungsi yang sudah diperhitungkan. Hanya saja, jika kamu ingin modifikasi ban sesuai kebutuhan. Paling mudah pilih ban yang berkualitas. Caranya dengan melihat dari merek terlebih dulu. Cari karet bundar yang punya merek berkualitas dan sudah dikenal luas. Kemudian pilih pola tapak sesuai dengan kebutuhan berkendara. Jangan sampai tapak ini mengutamakan gaya dibandingkan fungsi. Misal, motor kamu merupakan skuter matik perkotaan. Tentu jangan pakai pola tapak ala motor trail. Selain itu terkait ukuran ban, selalu sesuaikan dengan lingkar pelek. Kalau pakai pelek standar 13 inci seperti Nmax, sebaiknya pilih ban pengganti yang juga 13 inci. Kalau sampai beda, maka kamu juga perlu ganti pelek. Lalu kalau mau memasang ban dengan ukuran lebih lebar, boleh saja. Hitungan yang perlu kamu perhatikan, maksimal naik dua tingkat. Kenapa? Bila lebih, maka rasa berkendara bakal berubah terlalu jauh. Selain itu, kamu kemungkinan perlu melakukan modifikasi lebih banyak, seperti copot sepatbor, ganti suspensi, dan lain-lain. Kecuali memang semuanya telah diperhitungkan, maka silakan. Apalagi buat kebutuhan kontes modifikasi motor. Itulah tadi pembahasan lengkap tentang cara membaca ukuran ban motor. Sekaligus tambahan tips yang bisa kamu lakukan saat melakukan penggantian. Kami berharap, kamu tidak lagi kebingungan terkait hal ini ya. Bila masih kurang paham, sebaiknya lakukan penggantian ban langsung di bengkel yang terpercaya. Konsultasikanlah dengan teknisi profesional, supaya tidak terjadi masalah di kemudian hari. Satu lagi pesan kami, setelah mengganti ban sesuai kebutuhan, rawatlah komponen tersebut. Caranya dengan selalu menjaga kebersihan atau mencuci motor. Lalu pakailah tekanan angin ban yang tepat. Jangan sampai terlalu tinggi atau rendah. Pasalnya semua itu bakal berpengaruh ke rasa berkendara, serta usia pakai ban. Kalau mau awet dan nyaman, maka lakukanlah perawatan sesuai prosedur. LDR Baca juga Mau Press Velg Motor? Ini Rincian Biayanya Kode Kerusakan Motor Yamaha yang Perlu Kamu Tahu Cara Reset Indikator Oli atau Oil Trip di Yamaha Nmax
Cara Membaca Kode Pada Ban Purcashing yang baik, seharusnya mengerti betul detil dari suatu kendaraan yang digunakannya mulai dari spesifikasi lampu, kapasitas mobil atau pun alat berat sampai pada ukuran ban dan cara membaca ukurannya. Apa pentingnya mengetahui cara membaca ukuran ban, Pentingnya adalah pada saat kita akan melakukan penggantian ban atau modifikasi ukuran ban agar kendaraan kita nampak prima dan sesuai dengan standard safety, Meskipun bukan dari vendor ataupun pihak pensupply produk Cara Membaca Ukuran Ban. Ban mobil penumpang Ukuran 195/60 R 14 85 H 195 Lebar penampang ban mm 60 Aspek rasio R Kontruksi ban radial 14 Diameter pelek inch 85 Load indek H Simbol batas kecepatan. Ukuran – 14 4PR Lebar penampang ban inch 14 Diameter pelek inch 4PR Ply rating Ukuran 205SR14 205 Lebar penampang mm S Batas kecepatan R Kontruksi radial 14 Diameter pelek inch Ukuran G70 – 15 B G Batas ban 70 Aspek rasio seri 15 Diameter pelek inch B Load range Ban Truck and Bus, off the road dan Industri Ukuran – 20 14PR Lebar penampang inch 20 Diameter pelek inch 14PR Ply rating Ban Balap atau Racing Tire RA Ukuran – 13 Tinggi penampang inch Lebar penampang inch 13 Diameter pelek inch Ban Pejal atau Solid Tire ST. Ukuran 10 x 6 x 61/4 10 Diameter luar inch 6 Lebar Dasar 61/4 Diameter dalam inch Ban Agrikultur AGP Ukuran 19 x – 10 19 Diameter keseluruhan inch Lebar penampang inch 10 Diameter pelek. Cara membaca aspek ratio Aspek ratio adalah perbandingan antara tinggi ban dengan lebar telapak ban dalam persen, sehingga jika dibuat rumusnya seperti ini. Ratio = Tinggi penampang/lebar penampang X 100 contoh 1 mencari aspek ratio diketahui lebar telapak = 200mm, lalu tinggi penampang = 100 maka, aspek rationya adalah 100/200X100 = 50 contoh 2, mencari tinggi penampang diketahui salah satu size ban 195/55 R16. maka, tingginya didapat 195X55/100 = 107, maka tinggi bannya 107 mm dan lebar bannya 195mm. Info Produk Dan Pemesanan Wawan Hermawan PT. MAGNA INDUSTRY AND TYRES Gading Park View Timur Blok ZD Kelapa Gading Jakarta Utara Tel +62 21 4586 0209 +62 21 4586 0219 Fax +62 21 4586 0220 Mobile +62 +62 Email hermawan Web Web
cara membaca ukuran ban alat berat